Skip to main content
HolixoraHOLIXORA
← Back to Blog

arjuna

Kelola Lembur dan Kompensasi Karyawan Secara Adil dengan Arjuna HRD

Michelle2025-08-063 min read

Lembur: Sumber Konflik HR yang Sering Diabaikan

Di banyak perusahaan Indonesia, lembur adalah salah satu sumber ketidakpuasan karyawan yang paling umum namun sering diabaikan manajemen. Bukan karena karyawan tidak mau bekerja ekstra—tetapi karena mereka sering merasa bahwa lembur mereka tidak tercatat dengan akurat, tidak dibayar sesuai peraturan, atau proses pengajuannya terlalu rumit dan tidak transparan.

Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja mengatur secara spesifik bagaimana lembur harus dihitung dan dibayar. Ketidakpatuhan terhadap regulasi ini bukan hanya masalah hukum—ini juga merusak kepercayaan dan loyalitas karyawan.

Tantangan Manajemen Lembur Secara Manual

Banyak perusahaan masih mengelola lembur dengan formulir fisik atau spreadsheet yang tidak terintegrasi dengan sistem absensi dan payroll. Akibatnya, proses rekap lembur di akhir bulan menjadi pekerjaan manual yang melelahkan dan rentan kesalahan.

HR harus mencocokkan data absensi dengan formulir lembur yang diajukan, memverifikasi persetujuan supervisor, menghitung upah lembur sesuai aturan, dan memasukkan hasilnya ke sistem payroll secara manual. Proses ini tidak hanya membuang waktu, tetapi juga membuka peluang untuk kesalahan yang bisa berujung pada sengketa dengan karyawan.

Solusi dengan Arjuna

Arjuna HRD menghadirkan modul manajemen lembur yang terintegrasi penuh dengan sistem absensi, approval workflow, dan payroll. Karyawan bisa mengajukan lembur melalui aplikasi mobile Arjuna, lengkap dengan deskripsi pekerjaan dan estimasi durasi. Supervisor menerima notifikasi pengajuan dan bisa menyetujui atau menolak langsung dari smartphone mereka.

Setelah lembur selesai, sistem Arjuna secara otomatis mencocokkan waktu aktual lembur (berdasarkan data absensi) dengan pengajuan yang telah disetujui. Perhitungan upah lembur dilakukan otomatis sesuai formula yang telah dikonfigurasi mengikuti ketentuan UU Ketenagakerjaan Indonesia: 1,5x upah per jam untuk jam pertama, 2x untuk jam-jam berikutnya, dengan perhitungan yang berbeda untuk hari libur nasional.

Karyawan bisa melihat riwayat lembur mereka, status pembayaran, dan detail perhitungan melalui portal self-service Arjuna. Transparansi ini mengurangi pertanyaan kepada tim HR dan membangun kepercayaan karyawan terhadap sistem kompensasi perusahaan.

Untuk manajemen, dashboard lembur Arjuna menampilkan tren lembur per departemen, top lembur employees, dan biaya lembur aktual vs anggaran. Data ini membantu manajemen mengidentifikasi departemen yang secara struktural kekurangan tenaga dan membuat keputusan rekrutmen yang lebih tepat.

Kesimpulan

Pengelolaan lembur yang adil dan transparan adalah komponen penting dari budaya perusahaan yang sehat. Arjuna HRD memastikan bahwa setiap jam lembur karyawan Anda tercatat dengan akurat, dibayar sesuai regulasi, dan dapat diaudit kapan saja. Investasi dalam sistem HR yang baik adalah investasi dalam kepercayaan dan loyalitas tim Anda. Hubungi Holixora untuk informasi lebih lanjut tentang Arjuna HRD.